E100.7 MAJAFM
INTERVIEW
Jumat, 18/11/2016 16:41 WIB
Hujan Tak Tentu, Petani Bunga Potong di Pacet terus merugi
MAJA mojokerto | Cuaca hujan yang tak menentu akhir-akhir ini, membuat petani bunga potong di desa Cempoko Limo Pacet, mengeluh. Sebab, bunga tak bisa mekar sempurna, sehingga harga jualnya turun.

Sri utami 53 salah satu petani bunga potong mengatakan, biasanya kalau musim kemarau hasil panen perikatnya bisa mencapai Rp 15 ribu, ditambah bunganya mekar semua. Sedangkan ketika musim hujan, hasilnya menurun dan harga perikatnya hanya Rp 10 ribu saja. Bahkan kadang tidak laku sehingga terpaksa membuang bunga. Selain itu, Sri juga mengeluhkan mahalnya harga pupuk.

Selama ini, bunga-bunga yang dihasilkan di desa Cempoko Limo ini kebanyakan dikirim ke Surabaya dan Bali.(fan/fad)