E100.7 MAJAFM
INTERVIEW
Sabtu, 26/11/2016 22:43 WIB
Panen Melimpah, Ubi Trawas Hanya Laku Rp 500, Per Kilogram
MAJA mojokerto | Akibat cuaca tidak menentu petani ubi (telo) di Desa Tamiajeng Trawas Mojokerto mengalami overload hingga tak terjual. Petani ubi kesulitan menjual hasil panen yang seharusnya bisa di jual dengan harga tinggi dan di kirim ke luar daerah seperti Tuban dan Jakarta.

Matkojen (60), salah satu petani telo kepada Maja FM mengatakan, ubi yang melimpah ini disebabkan banyak petani yang menanam ubi. "Musim hujan memang waktu yang ideal untuk menanam ubi. Jadinya bnyak petani yang berbondong-bondong menanam ubi. Sehingga hasil panennya pun melimpah," jelasnya.

Kata Matkojen, melimpahnya ubi, membuat pengepul dan pasar-pasar yang biasanya jadi pusat penjualan tak mampu menampung banyaknya ubi. Bahkan sebagian besar dibiarkan terbuang, sehingga banyak petani merugi.
Sementara itu, harga ubi yang perkilonya bisa mencapai Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu rupiah, kini perkilonya hanyaRp 5 ratus rupiah saja.(fad/fan)